Ikhtisar
Indikator ini memplot ICT IPDA (Interbank Price Delivery Algorithm) Data Ranges — periode lookback 20, 40, dan 60 hari perdagangan yang diidentifikasi ICT sebagai jendela referensi kunci yang digunakan oleh algoritma untuk menargetkan likuiditas dan ketidakseimbangan. Setiap rentang menampilkan high tertinggi, low terendah, dan equilibrium (titik tengah 50%) sebagai level referensi horizontal. Bayangan zona Premium/Diskon opsional membantu mengidentifikasi apakah harga sedang diperdagangkan di paruh atas atau bawah setiap rentang. Tabel ringkasan real-time menunjukkan ketiga rentang beserta high, low, equilibrium, ukuran rentang total, persentase posisi saat ini, dan klasifikasi zona Premium/Diskon/Equilibrium.
Konsep Kunci
- IPDA — Interbank Price Delivery Algorithm — Teori inti ICT bahwa harga di pasar keuangan dikirimkan secara algoritmik, bukan acak. Algoritma secara sistematis mencari tiga target: (1) Kolam likuiditas (order stop di atas high / di bawah low), (2) Ketidakseimbangan (Fair Value Gaps yang perlu diseimbangkan kembali), dan (3) Level institusional (Order Blocks). Algoritma merujuk pada periode lookback spesifik untuk mengidentifikasi target-target ini.
- IPDA Data Range — Periode lookback spesifik (20, 40, dan 60 hari perdagangan) yang dirujuk algoritma saat mengidentifikasi target. Di dalam setiap data range, algoritma mengkatalogkan semua kolam likuiditas, FVG, dan order block yang tersedia sebagai tujuan potensial untuk pengiriman harga. Rentang 20 hari memberikan target jangka pendek langsung, rentang 40 hari memberikan target menengah, dan rentang 60 hari memberikan target jangka panjang utama.
- Range High/Low sebagai Draw on Liquidity — High tertinggi dan low terendah dalam setiap IPDA data range mewakili kolam likuiditas paling signifikan. Likuiditas sisi beli terkumpul di atas range high (buy stop), dan likuiditas sisi jual terkumpul di bawah range low (sell stop). Level-level ini bertindak sebagai "draw on liquidity" utama — tujuan di mana harga sedang dikirimkan secara algoritmik.
- Equilibrium (50%) — Titik tengah antara range high dan low. ICT menganggap harga pada equilibrium berada pada "nilai wajar" untuk periode lookback tersebut. Harga di atas equilibrium berada di zona Premium (overvalued relatif terhadap rentang), dan harga di bawah berada di zona Diskon (undervalued). Trader institusional membeli di diskon dan menjual di premium.
- Rentang Bersarang (Nested Ranges) — Rentang 20 hari bersarang di dalam rentang 40 hari, yang bersarang di dalam rentang 60 hari. Ketika ketiga range high atau low berkumpul di dekat level yang sama, harga tersebut menjadi target dengan probabilitas sangat tinggi. Sebaliknya, ketika rentang menyimpang secara signifikan, masing-masing memberikan target yang berbeda pada skala yang berbeda.
Cara Kerja
1. Referensi Data Harian Indikator menggunakan data timeframe Harian secara default, terlepas dari timeframe grafik saat ini. Ini adalah metodologi ICT yang benar — IPDA Data Ranges merujuk pada HARI perdagangan, bukan bar intraday. Ketika opsi "Use Daily Data" diaktifkan, indikator memanggil timeframe Harian melalui request.security() untuk mengambil high, low, dan close untuk setiap hari perdagangan. Pada grafik harian, data digunakan langsung tanpa permintaan tambahan.Pengguna dapat mengganti timeframe referensi jika ingin mengeksplorasi konsep IPDA pada timeframe mingguan atau lainnya, tetapi default (Harian) sesuai dengan pengajaran standar ICT.
2. Perhitungan Rentang Untuk masing-masing dari tiga periode lookback (default 20, 40, 60), indikator menghitung: — Highest High: high maksimum selama N hari perdagangan terakhir — Lowest Low: low minimum selama N hari perdagangan terakhir — Equilibrium: titik tengah aritmatika (High + Low) / 2Nilai-nilai ini diperbarui setiap bar saat jendela lookback bergulir ke depan. Ketika ekstrem lama keluar dari jendela dan yang baru masuk, batas rentang menyesuaikan secara otomatis.
Setiap level digambar sebagai dua segmen: garis lembut (transparan) memanjang ke kiri melalui area kotak lookback, dan garis opasitas penuh memanjang ke kanan dari bar saat ini. Ini memberikan konteks historis sekilas tanpa memenuhi grafik — bagian kiri yang memudar menunjukkan di mana level tersebut berada relatif terhadap aksi harga masa lalu, sementara bagian kanan yang solid memproyeksikan level ke depan sebagai referensi yang jelas.
Garis memanjang ke kanan sejumlah bar yang dapat dikonfigurasi (default 20) melebihi bar saat ini.
6. Tabel Ringkasan Sebuah tabel real-time menampilkan semua rentang yang diaktifkan dengan tujuh kolom: Nama rentang (berkode warna), High, Low, Equilibrium, Ukuran rentang (dalam tick), Posisi (%), dan Zona (Premium/Diskon/Equilibrium). Kolom Zona menggunakan latar belakang berkode warna — merah untuk Premium, hijau untuk Diskon, abu-abu untuk Equilibrium. Baris terakhir menunjukkan harga close saat ini untuk referensi. 7. Sistem Alert Tiga kondisi alert tersedia: — Range High Break: terpicu ketika harga close di atas IPDA range high mana pun, menandakan ekspansi melampaui batas periode lookback — Range Low Break: terpicu ketika harga close di bawah IPDA range low mana pun — Equilibrium Cross: terpicu ketika harga melintasi level equilibrium rentang mana pun, menandakan pergeseran antara wilayah premium dan diskon
Fitur
- 3 IPDA Data Ranges — Periode lookback default 20, 40, dan 60 hari perdagangan sesuai metodologi IPDA ICT yang dipublikasikan. Setiap rentang dapat dikonfigurasi secara independen dari 5 hingga 120 hari. Ketiganya dapat diaktifkan/nonaktifkan secara individual.
- Referensi Harian Otomatis — Menggunakan request.security() untuk selalu merujuk data timeframe Harian, bahkan pada grafik intraday. Ini memastikan rentang IPDA mencerminkan batas hari perdagangan aktual terlepas dari timeframe grafik. Timeframe referensi dapat dikonfigurasi untuk kasus penggunaan lanjutan.
- Perhitungan Rentang Bergulir — Highest high dan lowest low diperbarui secara dinamis saat jendela lookback bergulir ke depan. Batas rentang menyesuaikan secara otomatis ketika ekstrem lama keluar dari jendela atau ekstrem baru terbentuk.
- Garis Equilibrium (50%) — Garis titik tengah putus-putus untuk setiap rentang yang menunjukkan level nilai wajar. Harga di atas EQ = Premium, di bawah EQ = Diskon. EQ setiap rentang dapat di-toggle secara independen.
- Bayangan Zona Premium/Diskon — Warna merah/hijau opsional pada paruh atas/bawah setiap rentang. Secara instan mengidentifikasi apakah harga berada di bagian mahal atau murah dari rentang IPDA. Dalam metodologi ICT, institusi digambarkan membeli di diskon dan menjual di premium.
- Visualisasi Rentang Bersarang — Rentang digambar secara berurutan (60D latar belakang, 40D tengah, 20D latar depan) sehingga struktur rentang bersarang terlihat jelas. Ketika semua rentang berbagi batas yang konvergen, tumpang tindih visual menyoroti level dengan probabilitas tinggi.
- Garis Historis Lembut — Setiap garis level memanjang ke kiri melalui kotak lookback dengan opasitas berkurang, menunjukkan bagaimana level tersebut berhubungan dengan aksi harga masa lalu tanpa kekacauan visual. Bagian solid memproyeksikan ke kanan dari bar saat ini sebagai referensi ke depan yang jelas.
- Kotak Latar Belakang Rentang — Kotak berwarna semi-transparan yang mencakup seluruh periode lookback, menunjukkan rentang historis secara visual pada grafik. Opasitas setiap kotak dapat disesuaikan secara independen.
- Persentase Posisi — Perhitungan real-time posisi harga dalam setiap rentang (0% = Low, 50% = EQ, 100% = High). Ditampilkan dalam tabel ringkasan untuk penilaian kuantitatif instan.
- Klasifikasi Zona — Setiap rentang diklasifikasikan sebagai Premium (>52%), Diskon (<48%), atau Equilibrium (48–52%). Diberi kode warna dalam tabel ringkasan dengan penyorotan latar belakang.
- Tabel Ringkasan — Tabel real-time 7 kolom: Nama rentang, High, Low, EQ, Rentang (tick), Posisi (%), Zona. Diberi kode warna di seluruh. Harga close saat ini ditampilkan di baris footer. Posisi tabel dan ukuran teks dapat dikonfigurasi.
- 3 Kondisi Alert — Range High Break, Range Low Break, dan Equilibrium Cross. Setiap alert terpicu secara independen untuk setiap rentang yang diaktifkan dan mencakup level harga tepat, periode rentang, simbol, dan timeframe.
- Kustomisasi Visual Lengkap — Warna, opasitas, dan toggle independen per rentang. Gaya garis H/L dan EQ (Solid/Putus-putus/Titik-titik) dan lebar dapat dikonfigurasi. Ukuran label (Tiny/Small/Normal). Jarak ekstensi kanan dapat disesuaikan.
- Siap Multi-Timeframe — Berfungsi pada timeframe grafik apa pun. Grafik intraday menunjukkan rentang IPDA yang direferensikan harian diproyeksikan ke aksi harga intraday. Grafik harian menggunakan data langsung. Referensi timeframe yang lebih tinggi dapat dikonfigurasi.
Cara Penggunaan
- Identifikasi Target IPDA: Range high dan low dari setiap periode mewakili target utama algoritma. Jika harga berada di diskon dan 20D high belum tersapu, 20D high adalah target naik terdekat. Jika harga berada di premium dan 20D low belum tersapu, 20D low adalah target turun terdekat.
- Tentukan Bias dari Zona: Periksa kolom Zona di tabel ringkasan. Jika harga berada di Diskon di ketiga rentang, bias bullish paling kuat. Jika di Premium di ketiga rentang, bias bearish paling kuat. Zona campuran (mis., 20D Premium + 60D Diskon) menunjukkan overekstensi jangka pendek dalam konteks bullish jangka panjang.
- Cari Konvergensi: Ketika beberapa range high atau low berkumpul di dekat level harga yang sama, level tersebut menjadi target dengan probabilitas tinggi. Misalnya, jika 20D high sangat dekat dengan 40D high, likuiditas sisi beli terkonsentrasi di sana — algoritma kemungkinan akan mendorong harga ke zona tersebut.
- Gunakan EQ sebagai Nilai Wajar: Garis equilibrium mewakili nilai wajar untuk setiap periode lookback. Harga yang konsisten diperdagangkan di atas EQ mengonfirmasi niat bullish; di bawah EQ mengonfirmasi niat bearish. Persilangan garis EQ menandakan potensi pergeseran bias arah.
- Gabungkan dengan Kerangka ICT: IPDA Data Ranges mengidentifikasi DI MANA algoritma kemungkinan menargetkan (kerangka makro). Gabungkan dengan Market Structure (arah), Order Blocks (level entri), Fair Value Gaps (target retracement), Liquidity Levels (target sapuan spesifik), Killzones (pengaturan waktu sesi), dan Premium/Diskon (posisi zona) untuk kerangka analitis yang lengkap.
- Grafik Harian untuk Swing Trading: Pada grafik harian, rentang IPDA memberikan kerangka swing trading makro. Identifikasi batas rentang mana yang ditargetkan algoritma, tentukan apakah harga berada di premium atau diskon, lalu telusuri ke grafik intraday untuk entri tepat di order block atau FVG dalam zona target.
Keterbatasan
- IPDA Data Ranges merujuk pada hari perdagangan. Pada akhir pekan dan hari libur, tidak ada data baru yang dihasilkan — rentang tetap tidak berubah. Hitungan lookback menghitung bar kalender perdagangan, yang sesuai dengan hari perdagangan pada grafik harian.
- Saat digunakan pada grafik intraday dengan opsi "Use Daily Data" diaktifkan, nilai rentang diperbarui sekali per penutupan bar harian melalui request.security(). Pergerakan harga intraday di luar range high/low harian saat ini tidak akan memperbarui batas rentang IPDA hingga bar harian saat ini ditutup.
- Indikator menghitung highest-high dan lowest-low bergulir menggunakan ta.highest() dan ta.lowest(). Pada instrumen dengan data historis terbatas, riwayat yang lebih pendek dapat menghasilkan rentang yang tidak dapat diandalkan — pastikan grafik Anda memiliki setidaknya 60+ hari perdagangan data.
- Bayangan zona Premium/Diskon menggunakan kotak semi-transparan. Pada grafik dengan beberapa overlay, ini dapat mengurangi visibilitas. Sesuaikan P/D Zone Opacity atau nonaktifkan fitur jika diperlukan.
- Batas rentang murni mekanis (highest high / lowest low selama N bar). Batas ini tidak menggabungkan order flow, volume, atau konsep ICT lainnya seperti FVG atau order block dalam rentang. Gunakan indikator ICT lainnya (FVG, Order Blocks, Liquidity Levels) untuk mengidentifikasi target spesifik dalam rentang IPDA.
- IPDA adalah kerangka teoretis dari metodologi ICT. "Algoritma" yang dirujuk adalah model konseptual — tidak sesuai dengan algoritma spesifik yang diketahui. Rentang mengidentifikasi periode lookback yang signifikan secara statistik untuk ekstrem harga, yang mungkin atau mungkin tidak selaras dengan penargetan institusional aktual.
- Indikator ini menampilkan level referensi untuk analisis swing — tidak menghasilkan sinyal beli/jual. Gunakan bersama dengan ICT Market Structure, Order Blocks, Fair Value Gaps, Liquidity Levels, dan Killzones untuk kerangka trading yang lengkap.



